Bandar Ditangkap, 4.423 Papan Tramadol Disita

by

Seorang Ibu Tangga (IRT) inisial Fd, yang diduga bandar tramadol ditangkap oleh jajaran Mapolsek Asakota, di rumahnya di kompleks BTN Gindi Kelurahan Jatiwangi Kecamatan Asakota, Minggu, 12 Maret 2018 sekitar pukul 18.30 wita.

Dari rumah IRT yang berusia setengah abad tersebut, petugas juga berhasil menyita kurang lebih 4.423 papan tramadol atau sebanyak 44.500 butir yang disembunyikan dalam lemari.

Kapolsek Asakota Iptu A. Hanafi Hidayat SH, mengaku penangkapan oknum Fd tersebut berawal penyelidikan tehadap oknum Mm (25), oknum warga Kecamatan Wera yang diduga sebagai pengedar tramadol.

“Oknum Mm sendiri kita tangkap sekitar lingkungan BTN Gindi karena terlibat kasus tramadol,” katanya.

Dari oknum Mm tersebut, lanjutnya petugas menyita dua kotak obat keras jenis tramadol. Berdasarkan pengakuannya, barang haram tersebut dibeli seharga Rp 800 ribu dari oknum Fd. “Jadi kotak tramadol ini dihargai Rp 400 ribu,” sebutnya.

Mendapat petunjuk dari Mm, tersebut dan tanpa membuang waktu petugas langsung melakukan penggeledahan di rumah Fd. Pada saat itu, Ia bersama suaminya Bi alias Koang (51) terkejut ketika didatangi petugas.

Pada saat dilakukan penggeledahan di dalam rumah, oknum Fd sempat menolak bahkan mengelabui petugas dengan mengaku tidak memyimpan tramadol. Hanya saja hal itu tidak menyurutkan petugas untuk mencari barang bukti (BB).

“Kami tidak percaya begitu saja, kami tetap membongkar sebuah lemari. Hasilnya berisi penuh dus yang di dalamnya terdapat ribuan papan tramadol,” katanya.

Hanafi mengaku, oknum Fd dan Koang beserta BB langsung digelandang ke Mapolsek untuk diproses hukum lebih lanjut. Sembari menambahkan pengungkapan kasus itu  tidak terlepas dari kesadaran masyarakat yang mau memberikan informasi kepada pihaknya.

“Kami berharap masyarakat khususnya di Asakota untuk tidak ragu memberikan informasi kepada aparat, tentang apapun yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas,” pungkasnya.

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.